Rapat Ekspos Hasil Pemuktahiran Indeks Desa 2025, 23 Desa di Batola Raih Penghargaan, Pulau Sewangi Masuk Kategori Desa Mandiri
- May 13, 2026
- Rahmadani, S.Pd
Pulau Sewangi – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar rapat ekspos hasil pemuktahiran Indeks Desa Tahun 2025 sekaligus acara pemberian penghargaan bagi desa yang berhasil menunjukkan kemajuan dan mencapai tingkat kemandirian. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei, bertempat di Aula Selidah, dan dihadiri oleh pimpinan satuan kerja perangkat daerah, kepala desa, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada 23 desa yang dinilai memiliki perkembangan signifikan, di mana sebagian di antaranya telah meraih tingkatan tertinggi, yaitu status Desa Mandiri. Salah satu desa yang menerima penghargaan sekaligus menyandang status tersebut adalah Desa Pulau Sewangi yang berada di wilayah Kecamatan Alalak.
Zulkipli Yadi Noor menjelaskan, hasil pemuktahiran indeks desa ini menjadi gambaran nyata tentang laju pembangunan dan kemajuan yang tercapai di setiap wilayah desa se-Kabupaten Barito Kuala. Penilaian disusun berdasarkan sejumlah indikator utama, mencakup perkembangan perekonomian, mutu pelayanan kepada warga, keadaan kehidupan sosial budaya, hingga upaya pelestarian lingkungan sekitar.
Di tempat terpisah, Kepala Desa Pulau Sewangi, Syarifah Saufiah, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas pencapaian yang diraih desanya. Ia menyebutkan, status Desa Mandiri tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dan kerja sama yang erat selama kurun waktu lima tahun terakhir.
“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa mencapai titik ini. Selama lima tahun terakhir, kami bersama seluruh warga bekerja dengan tekun dan satu tujuan untuk memajukan berbagai aspek kehidupan di desa, mulai dari pengembangan usaha masyarakat, peningkatan kualitas fasilitas umum, hingga menjaga keharmonisan dan ketertiban lingkungan,” ujar Syarifah Saufiah.
Ia menambahkan, Desa Pulau Sewangi yang dikenal memiliki keahlian tradisional dalam pembuatan perahu, mengembangkan potensi sumber daya serta keunggulan yang dimiliki penduduk sebagai landasan pengembangan perekonomian desa. Berbagai program pembangunan juga telah dijalankan, seperti perbaikan sarana jalan, tempat ibadah, penyediaan akses air bersih, serta kegiatan penyuluhan di bidang kesehatan guna meningkatkan mutu hidup warga.
Menurutnya, kunci keberhasilan yang tercapai terletak pada rasa persatuan dan semangat kebersamaan yang kuat antarwarga, serta dukungan dan arahan yang diberikan oleh pemerintah kabupaten. “Kami menyadari bahwa perjalanan memajukan desa masih terus berlanjut dan banyak hal lagi yang perlu diperbaiki serta dikembangkan. Namun dengan semangat yang sama dan kerja sama yang terus terjalin, kami yakin Desa Pulau Sewangi akan semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh penduduknya,” tambahnya.
Keberhasilan yang diraih Desa Pulau Sewangi beserta 22 desa lainnya menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang berfokus di tingkat desa dapat berjalan baik dan memberikan dampak positif, asalkan didukung oleh perencanaan yang matang, kerja sama yang kokoh, serta tekad yang kuat dari seluruh pihak yang terlibat. (Info Desa Pulau Sewangi)